Perkembangan artificial intelligence (AI), khususnya teknologi AI auto-chat seperti ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam pola pembelajaran mahasiswa di perguruan tinggi, termasuk pada mata kuliah akuntansi. Kehadiran AI auto-chat memberikan kemudahan akses informasi, bantuan penyelesaian tugas, serta efisiensi waktu belajar. Namun, di sisi lain, pemanfaatan AI yang tidak terkontrol berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran, terutama apabila mahasiswa menjadi terlalu bergantung pada teknologi tersebut dan mengurangi proses berpikir kritis serta pemahaman konseptual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan (perceived ease of use) dan persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) penggunaan AI auto-chat terhadap penurunan kualitas pembelajaran akuntansi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin kepada sekitar 60 mahasiswa yang telah menggunakan AI auto-chat dalam kegiatan pembelajaran akuntansi. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan penggunaan AI auto-chat berpengaruh positif dan signifikan terhadap penurunan kualitas pembelajaran akuntansi. Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan AI auto-chat juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap penurunan kualitas pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin mudah dan bermanfaat AI auto-chat dirasakan oleh mahasiswa, semakin besar kecenderungan terjadinya ketergantungan dalam proses belajar, yang dapat berdampak pada menurunnya kualitas pemahaman dan keterlibatan akademik. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan dan pemanfaatan AI auto-chat secara pedagogis dan etis oleh institusi pendidikan dan dosen agar teknologi ini dapat mendukung pembelajaran tanpa mengurangi kualitas akademik mahasiswa.
Copyrights © 2026