Teknik pemasaran melalui media sosial dewasa ini telah dimanfaatkan secara luas oleh hampir seluruh sektor industri, termasuk industri perdagangan ritel dan produk peternakan. Perkembangan teknologi digital serta perubahan perilaku konsumen mendorong perusahaan untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana komunikasi pemasaran yang efektif, efisien, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi serta tingkat optimalisasi pemasaran melalui media sosial yang diterapkan oleh PT. Cahaya Mario, sebuah perusahaan produk peternakan yang berlokasi di Desa Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengkaji efektivitas pemanfaatan platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), interaksi pelanggan (customer engagement), serta peningkatan penjualan. Analisis difokuskan pada kesesuaian konten, pemilihan segmen pasar, intensitas interaksi, dan pemanfaatan fitur media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemasaran melalui media sosial yang didukung oleh riset segmen pasar serta penyesuaian konten dan fitur platform mampu meningkatkan kinerja pemasaran PT. Cahaya Mario, khususnya dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Namun demikian, perusahaan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan dalam pengelolaan konten yang konsisten, kurangnya perencanaan strategi jangka panjang, serta belum optimalnya pemanfaatan fitur-fitur media sosial berbayar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran media sosial yang terencana, terukur, dan berkelanjutan berpotensi meningkatkan efektivitas pemasaran digital serta daya saing PT. Cahaya Mario di pasar lokal maupun skala yang lebih luas.
Copyrights © 2026