Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh literasi keuangan, literasi akuntansi, dan literasi digital terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Populasi penelitian mencakup seluruh pelaku UMKM yang beroperasi di wilayah kota Jakarta Selatan, yang memiliki peran strategis dalam perekonomian perkotaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM. Teknik pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode simple random sampling agar setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih. Jumlah sampel yang ditetapkan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden, yang dipilih sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan agar data yang diperoleh representatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk melihat pengaruh parsial maupun simultan antara variabel literasi terhadap kinerja UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM. Literasi akuntansi juga menunjukkan pengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap kinerja UMKM, sementara literasi digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Secara simultan, ketiga variabel literasi ini terbukti secara bersama-sama dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, dengan perolehan nilai koefisien determinasi sebesar 0,417 atau 41,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan, literasi akuntansi, dan literasi digital mampu menjelaskan variasi kinerja UMKM sebesar 41,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi kebijakan dan strategi peningkatan kapasitas literasi UMKM agar dapat bersaing secara berkelanjutan di era ekonomi digital.
Copyrights © 2026