Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank BPR Gawi Sabumi Mandarsari Banjarbaru selama 3 (tiga) tahun yakni tahun 2020, tahun 2021, dan tahun 2023 menggunakan metode RGEC. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu jenis data Kualitatif dan data Kuantitaf. Sumber data yang digunakan yaitu data skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: Dokumentasi, dan Kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan sesuai dengan analisis pada PT BPR Gawi Sabumi Mandarsari Banjarbaru, dilihat dari faktor profil risiko (risk profile) dengan menilai dua rasio yaitu, rasio NPL dengan kondisi kurang sehat dari tahun 2020 – 2022, dan rasio LDR ditahun 2020 dengan predikat sehat, dan ditahun 2021, dan 2022 predikatnya meningkat sangat sehat. Dari segi faktor tata kelola (Good Coorporate Governance) pada tahun 2020 tata kelola yang diterapkan kurang baik, dan pada tahun 2021 – 2022 tata kelola dapat diterapkan dengan baik. Pada faktor rentabilitas (Earnings) dinilai menggunakan tiga penilaian rasio yaitu, rasio ROA, rasio BOPO, dan rasio NIM dari tahun 2020 – 2022 dengan predikat sama sama sangat sehat. Pada faktor permodalan (Capital) dinilai dari dua rasio yaitu, rasio KPMM dan rasio MIAPB dari tahun 2020 – 2022 dengan predikat sama sama sangat sehat. Sehingga tingkat kesehatan PT. BPR Gawi Sabumi Mandarsari Banjarbaru dari periode tahun 2020 – 2022 dilihat dari aspek RGEC (Risk profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) menempati Peringkat Komposit 2 (PK-2) dengan predikat sehat.
Copyrights © 2026