Pengelolaan keuangan operasional merupakan aspek penting dalam menjaga efektivitas dan keberlanjutan operasional lembaga keuangan, khususnya pada organisasi dengan volume transaksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan operasional di PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya dengan fokus pada penerapan pengendalian internal dan pemanfaatan sistem informasi keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan magang yang dilaksanakan penulis di Departemen Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan operasional di PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya telah didukung oleh mekanisme pengendalian internal yang memadai, antara lain melalui penerapan sistem maker, checker, dan validator dalam setiap proses transaksi keuangan. Selain itu, pemanfaatan sistem informasi keuangan terintegrasi seperti PASSION, STREAM, SIMPONI, eTrust, dan SAP berperan penting dalam meningkatkan ketertiban administrasi, akurasi pencatatan data keuangan, transparansi pelaporan, serta efektivitas pengawasan kantor wilayah terhadap cabang. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa potensi perbedaan data antar sistem dan perlunya peningkatan koordinasi antar unit kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan operasional di PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya telah berjalan cukup efektif, namun tetap memerlukan peningkatan ketelitian dan koordinasi guna meminimalkan risiko kesalahan dan mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih optimal.
Copyrights © 2026