Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah. TikTok sebagai platform konten pendek yang sangat populer di kalangan anak-anak, menimbulkan kekhawatiran sekaligus potensi dalam dunia pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan 15 siswa kelas 4-6, orang tua, dan guru, serta analisis dokumen nilai akademik. Hasil penelitian menunjukkan dampak yang kompleks dan dualistis. Dampak Negatif meliputi: (1) penurunan konsentrasi belajar akibat kebiasaan menonton konten cepat dan berganti-ganti (short-form content addiction), (2) pengurangan waktu belajar efektif, (3) munculnya perilaku meniru gaya bahasa dan tren yang kurang sopan dari platform. Dampak Positif teridentifikasi ketika terdapat mediasi aktif dari guru dan orang tua, yaitu: (1) TikTok menjadi sumber inspirasi untuk proyek kreatif dan presentasi, (2) adanya konten edukatif (EduTok) tentang sains, sejarah, dan bahasa yang dapat diakses, (3) meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berekspresi. Studi ini menyimpulkan bahwa dampak TikTok pada prestasi belajar sangat bergantung pada intensitas penggunaan, jenis konten yang dikonsumsi, dan peran pengawasan serta kolaborasi aktif antara guru dan orang tua. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya program literasi digital spesifik untuk siswa MI, panduan penggunaan TikTok berbasis keluarga, dan integrasi konten edukatif platform tersebut ke dalam pembelajaran dengan pendekatan yang kritis.
Copyrights © 2026