Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Media Sosial Tiktok terhadap Prestasi Belajar: Studi Kasus Siswa Madrasah Ibtidaiyah Maghdhuroh, Umi; Hindarto, Hindarto; Jasno, Jasno; Widiantoro, Rulli; Harsono, Harsono; Sutama, Sutama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah. TikTok sebagai platform konten pendek yang sangat populer di kalangan anak-anak, menimbulkan kekhawatiran sekaligus potensi dalam dunia pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan 15 siswa kelas 4-6, orang tua, dan guru, serta analisis dokumen nilai akademik. Hasil penelitian menunjukkan dampak yang kompleks dan dualistis. Dampak Negatif meliputi: (1) penurunan konsentrasi belajar akibat kebiasaan menonton konten cepat dan berganti-ganti (short-form content addiction), (2) pengurangan waktu belajar efektif, (3) munculnya perilaku meniru gaya bahasa dan tren yang kurang sopan dari platform. Dampak Positif teridentifikasi ketika terdapat mediasi aktif dari guru dan orang tua, yaitu: (1) TikTok menjadi sumber inspirasi untuk proyek kreatif dan presentasi, (2) adanya konten edukatif (EduTok) tentang sains, sejarah, dan bahasa yang dapat diakses, (3) meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berekspresi. Studi ini menyimpulkan bahwa dampak TikTok pada prestasi belajar sangat bergantung pada intensitas penggunaan, jenis konten yang dikonsumsi, dan peran pengawasan serta kolaborasi aktif antara guru dan orang tua. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya program literasi digital spesifik untuk siswa MI, panduan penggunaan TikTok berbasis keluarga, dan integrasi konten edukatif platform tersebut ke dalam pembelajaran dengan pendekatan yang kritis.
Transformasi Kurikulum Pembelajaran Berbasis Coding di Sekolah Dasar Maghdhuroh, Umi; Hindarto, Hindarto; Jasno, Jasno; Widiantoro, Rulli; Sutarni, Sri
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi kurikulum pendidikan di era digital menjadi kebutuhan mendesak untuk   menghadapi perubahan zaman yang dipengaruhi teknologi. Dimana transformasi kurikulum di era digital menuntut sekolah dasar untuk mengembangkan pembelajaran yang mampu membekali peserta didik dengan keterampilan pemikiran komputasional sejak usia dini. Salah satu strategi yang relevan adalah penerapan pembelajaran berbasis coding sebagai bagian dari integrasi teknologi dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, urgensi, dan bentuk implementasi transformasi kurikulum pembelajaran berbasis coding di sekolah dasar, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan kompetensi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap dokumentasi ilmiah, kebijakan pendidikan nasional, dan praktik implementasi coding di berbagai sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis coding mampu memperkuat kemampuan pemecahan masalah, berpikir logis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital siswa. Transformasi ini juga mendorong perubahan pedagogi menuju pembelajaran yang aktif, konstruktif, dan berorientasi proyek. Namun, penerapan kurikulum berbasis coding di sekolah dasar masih menghadapi tantangan, termasuk rendahnya kompetensi guru dalam pemrograman, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan ketimpangan akses antar sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan profesional berkelanjutan, penyediaan sarana prasarana digital yang memadai, serta kebijakan yang komprehensif agar transformasi kurikulum berbasis coding dapat terlaksana secara berkelanjutan dan merata.