Pendidikan Agama Islam (PAI) pada hakikatnya berfungsi membentuk peserta didik yang utuh dan seimbang sebagai bekal menghadapi kehidupan pribadi dan sosial. Namun, pembelajaran, PAI masih cenderung berorientasi pada pencapaian kognitif semata dan disajikan secara normatif-tekstual sehingga internalisasi nilai-nilai spiritual dan sosial belum terbangun secara mendalam dan berkelanjutan dalam diri peserta didik. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan ideal PAI dan implementasi kurikulumnya di lapangan yang menuntut adanya pembaruan paradigma melalui rekonstruksi teori kurikulum PAI yang lebih holistik dan integratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dan merekonstruksi teori kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis integrasi nilai spiritual, sosial, dan akademik sebagai kerangka konseptual pengembangan kurikulum yang kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui telaah sistematis terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan pendidikan yang berkaitan dengan kurikulum PAI dan integrasi nilai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, serta mensintesis konsep-konsep utama terkait integrasi nilai dalam kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi teori kurikulum PAI perlu menempatkan nilai spiritual sebagai fondasi etis dan transendental dalam pembelajaran, nilai sosial sebagai orientasi praksis yang membentuk kepekaan, tanggung jawab, dan kepedulian peserta didik, danĀ nilai akademik sebagai penguat nalar kritis dan keilmuan Islam. Ketiga nilai tersebut harus terintegrasi secara sistematis dalam perumusan tujuan, pengembangan materi, pemilihan metode, dan desain evaluasi pembelajaran, sehingga kurikulum PAI tidak hanya mentransmisikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter, kesadaran sosial, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026