Penelitian ilmiah ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menginvestigasi serta menganalisis secara mendalam mengenai pengaruh dari strategi pemasaran berbasis Fear of Missing Out atau FoMO Marketing, penggunaan Celebrity Endorser, serta tingkat Brand Trust terhadap kecenderungan perilaku pembelian impulsif di kalangan konsumen Generasi Z yang aktif menggunakan fitur TikTok Shop di wilayah Surabaya. Fenomena peningkatan transaksi tidak terencana atau impulse buying yang kian marak di kalangan generasi muda menjadi latar belakang krusial dalam studi ini, terutama karena dipicu oleh masifnya strategi pemasaran digital pada platform social commerce. Pemilihan TikTok Shop sebagai objek utama didasarkan pada posisinya yang unik dalam menggabungkan unsur hiburan dengan transaksi jual beli, ditambah fakta bahwa Indonesia merupakan pasar terbesar bagi TikTok secara global dengan total pengguna mencapai angka 108 juta jiwa. Secara metodologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik pengambilan sampel purposive sampling yang melibatkan 100 responden dari kelompok Generasi Z di Surabaya. Proses pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 23. Hasil temuan dalam penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa variabel FoMO Marketing, Celebrity Endorser, dan Brand Trust secara parsial memiliki pengaruh yang positif serta signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dan kepercayaan pada merek sangat menentukan keputusan belanja instan konsumen di TikTok Shop.
Copyrights © 2026