Penelitian ini menguji pengaruh persepsi harga, Electronic Word of Mouth (E-WOM), dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen di Café Avatar Drink and Chill Surabaya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 pengunjung kafe yang dipilih dengan teknik saturated sampling. Analisis statistik dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 16. Hasil penelitian mengungkap bahwa secara parsial, ketiga variabel independen persepsi harga, E-WOM, dan kualitas produk masing-masing terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan E-WOM muncul sebagai prediktor paling dominan berdasarkan besaran koefisien regresi. Lebih lanjut, secara simultan, kombinasi ketiga faktor tersebut juga secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian, yang mengindikasikan bahwa konsumen melakukan evaluasi holistik yang mengintegrasikan berbagai pertimbangan sebelum mengambil keputusan. Temuan ini menyoroti kompleksitas perilaku konsumen dalam konteks bisnis kuliner kontemporer, di mana keputusan tidak hanya didasarkan pada evaluasi moneter, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh validasi sosial di ruang digital dan persepsi atas atribut intrinsik produk. Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan perlunya strategi pemasaran terpadu yang memadukan penetapan harga bernilai (value-based pricing) untuk membentuk persepsi positif, manajemen reputasi online yang proaktif untuk memperkuat dampak E-WOM, dan komitmen berkelanjutan terhadap konsistensi kualitas produk sebagai fondasi kepercayaan konsumen, guna secara efektif membangun preferensi dan mendorong peningkatan penjualan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026