Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan tingkat absensi dan turnover karyawan terhadap efisiensi operasional perusahaan melalui studi kasus pada PT XYZ di Kabupaten Klaten selama periode 2020-2024. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya tantangan pengelolaan sumber daya manusia di industri manufaktur farmasi, khususnya terkait stabilitas tenaga kerja yang berdampak langsung pada produktivitas dan biaya operasional. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak Human Resources Department (HRD) serta studi dokumentasi berupa data absensi, turnover karyawan, dan biaya rekrutmen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat absensi dan turnover karyawan di PT XYZ mengalami peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya kelancaran operasional, meningkatnya beban kerja karyawan yang hadir, serta bertambahnya kebutuhan lembur. Selain itu, tingginya turnover mendorong peningkatan biaya rekrutmen yang mencakup proses seleksi, pelatihan, dan masa adaptasi karyawan baru, sehingga menurunkan efisiensi penggunaan sumber daya perusahaan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa absensi dan turnover merupakan fenomena yang saling berkaitan dan berkontribusi terhadap penurunan efisiensi operasional secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan mengintegrasikan analisis absensi, turnover, dan biaya rekrutmen dalam satu kerangka efisiensi operasional, serta diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan manajerial dalam merumuskan strategi retensi karyawan dan perbaikan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026