Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha pada Kew Casual, sebuah UMKM fashion lokal di Kota Bandung, melalui integrasi analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan fluktuasi penjualan, ketidakkonsistenan margin keuntungan antarproduk, serta meningkatnya persaingan dalam industri fashion lokal yang semakin kompetitif dan dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi aktivitas pemasaran digital, serta analisis dokumen berupa data penjualan dan margin produk pada periode Januari hingga September. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kew Casual memiliki kekuatan pada kualitas produk, keunikan desain streetwear, serta adanya basis konsumen muda yang loyal. Namun, kelemahan utama yang diidentifikasi meliputi tingginya biaya produksi, ketidaktepatan penetapan harga, ketergantungan pada pemasok tertentu, dan promosi digital yang belum konsisten. Dari sisi eksternal, peluang pengembangan usaha muncul dari meningkatnya minat terhadap produk fashion lokal dan pertumbuhan perilaku belanja digital, sementara ancaman berasal dari persaingan harga yang ketat dan perubahan tren fashion yang cepat. Pemetaan Business Model Canvas menunjukkan bahwa elemen channels, customer relationships, dan key activities perlu dioptimalkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemasaran digital, efisiensi biaya, serta perbaikan sistem penetapan harga merupakan strategi penting untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing usaha Kew Casual
Copyrights © 2026