Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara mendalam bagaimana para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah Solo Raya memahami dan menghadapi penggunaan jasa optimasi media sosial pada tahun 2025. Perkembangan digital saat ini membuat UKM harus beradaptasi dengan strategi pemasaran yang lebih modern agar tetap bisa bersaing di pasar yang semakin ketat. Media sosial menjadi alat utama untuk memperkenalkan merek, membuat konten yang menarik, serta memperluas konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung di lapangan dan mempelajari berbagai referensi terkait perkembangan teknologi informasi dan pemasaran digital. Hasilnya menunjukkan bahwa kemajuan teknologi digital membantu pelaku UKM mengakses layanan pemasaran profesional, terutama dalam mengelola media sosial. Meski platform seperti Instagram dan TikTok sudah banyak digunakan, masih ada sebagian pelaku UKM yang kurang memahami cara mengoptimalkan konten, menganalisis hasil, dan merencanakan kampanye secara tepat. Keterbatasan ini membuat media sosial belum dimanfaatkan secara optimal sebagai alat promosi. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan manfaat akademis dalam memperkaya studi tentang pemasaran digital UKM serta menjadi panduan praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi promosi berbasis media sosial yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Kombinasi antara teknologi digital dan kreativitas menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UKM di tengah era transformasi digital yang terus berkembang.
Copyrights © 2026