Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Kegunaan dan Persepsi Kemudahan Penggunaan pada Minat Menggunakan Aplikasi Mobile JKN Liliyan, Aditya; Febisatria , Andhi; Wiguna, Satria Veriansyah
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, Ekonomi Kreatif, Entrepreneur (JEBDEKER) Vol 4 No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56456/jebdeker.v4i2.279

Abstract

Aplikasi Mobile JKN merupakan aplikasi yang dibuat oleh BPJS Kesehatan yang bertujuan untuk mempermudah konsumen untuk mengakses layanan BPJS Kesehatan. Pengguna Aplikasi Mobile JKN dilihat masih sangat minim jika dibandingkan dengan pengguna layanan BPJS Kesehatan. Penelitian ini akan menguji secara empiris faktor-faktor yang menyebabkan minimnya minat konsumen BPJS Kesehatan untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Temuan pada penelitian sebelumnya menyatakan bahwa persepsi kemudahan dalam menggunakan dan dan persepsi kegunaan merupakan prediktor utama dalam menentukan minat menggunakan aplikasi Mobile JKN. Temuan dari penelitian sebelumnya juga menjelaskan bahwa jika presepsi kegunaan memiliki respon yang baik dari pengguna tetapi tidak diimbangi dengan persepsi kemudahan dalam menggunakan yang baik, maka niat menggunakan aplikasi juga akan cenderung tidak terjadi. Penelitian ini akan membuktikan kebenaran dari temuan pada penelitian sebelumnya dengan menggunakan uji empiris. Penelitian sebelumnya masih bersifat kualitatif yang menangkap persepsi konsumen dari komentar tentang aplikasi Mobile JKN pada platform Google Play Store. Teori dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah Technology Acceptance Model (TAM) yang digunakan untuk melihat penerimaan individu pada teknologi terbaru. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahaan penggunaan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan pada minat menggunakan baik secara parsial ataupun simultan. Temuan dari penelitian ini mampu menjawab pertanyaan dari penelitian sebelumnya yang telah melihat faktor-faktor penyebab minat menggunakan aplikasi Mobile JKN masih minim. Secara simultan persepsi kegunaan dan kemudahan dalam menggunakan secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan pada minat menggunakan. Hasil penelitian ini menjawab temuan dari penelitian sebelumnya, dimana persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan dalam menggunakan harus sama-sama bernilai positif agar mencapai suatu minat menggunakan yang positif dari masyarakat dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN. Penelitian ini juga memberikan saran dan implikasi dari segi teoritis bagi akademisi dan juga praktis bagi pengembang aplikasi Mobile JKN.
Kreativitas Visual dalam Dunia Digital Marketing: Pelatihan Editing Video untuk Generasi Konten Mahasiswa Wiguna, Satria Veriansyah; Khoirulloh, Ridwan Mufid
Jurnal Pengabdian Masyarakat STIE Surakarta Vol 4 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56456/dimaseta.v4i1.166

Abstract

Perkembangan era digital telah mengubah strategi komunikasi pemasaran dari konvensional menuju pendekatan visual berbasis konten digital. Salah satu media yang efektif dalam digital Adobe Premiere Pro adalah video, karena kemampuannya menyampaikan pesan secara dinamis dan menarik. Namun, belum semua mahasiswa, khususnya di lingkungan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), memiliki keterampilan editing video yang memadai untuk memproduksi konten pemasaran yang profesional. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan pelatihan dasar editing video kepada mahasiswa FSRD Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan tujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam memproduksi konten digital yang relevan untuk kebutuhan promosi dan pemasaran. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep video Adobe Premiere Pro, elemen-elemen video sepertitransisi, voice over, dan musik, hingga praktik langsung menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere Pro. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam memahami alur produksi video serta keterampilan teknis editing. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam dunia kerja kreatif, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kualitas visual dalam strategi digital Adobe Premiere Pro masa kini. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi praktis yang aplikatif dalam mendukung transformasi digital di bidang seni dan pemasaran.
The Effect of Customer Experience, Service Quality, and Brand Engagement on Brand Perception in the Multimedia Industry: A Case Study of SON Videoworks Wiguna, Satria Veriansyah; Ardiansyah, Putri Dini Octavia
International Journal of Entrepreneurship, Business and Creative Economy Vol. 5 No. 2 (2025): July
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijebce.v5i2.3353

Abstract

This study examines the influence of customer experience, service quality, and brand engagement on brand perception at the multimedia company SON Videoworks. Positive brand perception is the key to fostering customer loyalty and generating recommendations in the competitive creative services industry.This study employs a quantitative approach through a survey of 150 SON Videoworks customers using a Likert-scale questionnaire which was tested for validity and reliability. Data analysis with multiple linear regression reveals that customer experience, service quality, and brand engagement have a significant positive impact on brand perception, both individually and collectively. Customer experience has the strongest influence. The results highlight the importance of delivering a positive and meaningful customer experience, which is supported by dependable service and strong emotional connections with the brand. The study offers strategic insights for SON Videoworks to enhance competitiveness by strengthening brand perception through consistent, high-quality customer interactions.
THE DIRECTING ANIMATION FILM ENTITLED SI JOE Wiguna, Satria Veriansyah; Sugihartono, Ranang Agung
ARTISTIC : International Journal of Creation and Innovation Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/artistic.v1i1.2994

Abstract

The re-introduction of the Nusantara folklore is very important because it is a form of the original culture of the archipelago and a national identity. An animated film work that tells the story of a parody about Timun Mas folklore is expected to be able to reintroduce a folklore from Central Java by adding novelty to the portrayal of the characters and stories. The making of this work aims to create a 2.5D animated film with the theme of folklore with new packaging. The artistic creation doing by the director is to combine and move 2D animation in a 3D space perspective, so that 2.5D animation is created. 2.5D animation was created using a virtual camera so that it produces better image movement than an ordinary 2D animation. This animation work that explores the folklore of the archipelago shows success in aspects of the uniqueness and impression in the visualization and novelty of the story. This animated film can bring back the old story so it is enjoyable to watch by millennial audiences.
Pemodelan Proses Bisnis Toko Kelontong Madura di Kota Solo dalam Rangka Transformasi Digital Kewirausahaan Tradisional Wiguna, Satria Veriansyah; Athallah, Farhan Maulana
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v9i1.10692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis praktik pemodelan proses bisnis serta penerapan transformasi digital pada toko kelontong Madura di Kota Solo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menggali tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam sistem bisnis tradisional mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar toko kelontong masih mengandalkan sistem manual dalam pencatatan transaksi dan pengelolaan stok. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya literasi digital, resistensi terhadap perubahan, dan ketergantungan pada hubungan sosial yang kuat dengan pelanggan. Meskipun demikian, digitalisasi menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi operasional, seperti dalam pengelolaan persediaan dan pencatatan transaksi yang lebih akurat. Penelitian ini juga menemukan bahwa teknologi dapat digunakan tanpa mengurangi nilai-nilai sosial dan budaya lokal, yang menjadi kekuatan utama dalam menjalankan bisnis toko kelontong. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pelaku usaha diberi pelatihan literasi digital dan pendampingan dalam penerapan teknologi yang dapat memperkuat hubungan sosial dengan pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang bagaimana digitalisasi dapat diterapkan pada usaha tradisional dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya lokal.Keywords: Transformasi Digital, Business Process Modeling, Usaha Tradisional, Literasi Digital
Efektivitas Konten Visual Instagram Terhadap Keputusan Jasa Penyewaan Gedung Wanita Tahun 2025 Ezrada, Dastin Farrel; Wiguna, Satria Veriansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6495

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konten visual Instagram terhadap keputusan penyewaan Gedung Wanita pada tahun 2025. Media sosial Instagram dimanfaatkan sebagai sarana promosi utama melalui unggahan foto, video, dan reels yang menampilkan fasilitas serta dokumentasi acara. Metode penelitian yang diterapkan ialah pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data dari observasi, wawancara, serta dokumentasi selama periode penelitian. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya konten visual Instagram memiliki peran signifikan dalam meningkatkan brand awareness hingga mempengaruhi keputusan penyewaan. Konten yang konsisten, estetis, dan informatif mampu menarik perhatian calon konsumen serta membangun kepercayaan terhadap kualitas gedung. Temuan ini sejalan dengan konsep Customer-Based Brand Equity (CBBE) yang menekankan pentingnya paparan visual dalam membentuk ingatan merek. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konten visual Instagram efektif sebagai strategi promosi dalam mendorong keputusan penyewaan Gedung Wanita.
Kesadaran UMKM Terhadap Agensi Media Sosial Dalam Meningkatkan Engagement Media Sosial Meylani, Fabiola Karina; Wiguna, Satria Veriansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5431

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai sarana strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam membangun brand awareness dan meningkatkan engagement dengan audiens, namun tingkat kesadaran UMKM terhadap pemanfaatan jasa agensi media sosial masih relatif rendah akibat keterbatasan pemahaman, sumber daya, serta persepsi terhadap biaya layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran UMKM terhadap peran agensi media sosial dalam meningkatkan engagement serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penggunaan jasa agensi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan objek pelaku UMKM di Kota Sukoharjo yang aktif menggunakan media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang menggunakan jasa agensi memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran strategis agensi dalam pengelolaan konten, konsistensi komunikasi, dan penguatan identitas merek, yang berdampak pada peningkatan engagement audiens. Sementara itu, UMKM non-pengguna menunjukkan tingkat kesadaran yang masih bersifat pasif dan belum terealisasi secara optimal akibat keterbatasan biaya dan sumber daya internal, meskipun mereka memiliki persepsi positif terhadap manfaat agensi media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agensi media sosial berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas komunikasi digital UMKM, sehingga diperlukan upaya peningkatan literasi digital serta penyediaan akses layanan agensi yang lebih terjangkau agar pemanfaatannya dapat diadopsi secara lebih luas dan berkelanjutan oleh pelaku UMKM.
Sikap Pelaku UKM Solo Raya Terhadap Penggunaan Jasa Optimasi Media Sosial 2025 Putra, Ra'id Fadhill Rasyid Trisna; Wiguna, Satria Veriansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara mendalam bagaimana para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah Solo Raya memahami dan menghadapi penggunaan jasa optimasi media sosial pada tahun 2025. Perkembangan digital saat ini membuat UKM harus beradaptasi dengan strategi pemasaran yang lebih modern agar tetap bisa bersaing di pasar yang semakin ketat. Media sosial menjadi alat utama untuk memperkenalkan merek, membuat konten yang menarik, serta memperluas konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung di lapangan dan mempelajari berbagai referensi terkait perkembangan teknologi informasi dan pemasaran digital. Hasilnya menunjukkan bahwa kemajuan teknologi digital membantu pelaku UKM mengakses layanan pemasaran profesional, terutama dalam mengelola media sosial. Meski platform seperti Instagram dan TikTok sudah banyak digunakan, masih ada sebagian pelaku UKM yang kurang memahami cara mengoptimalkan konten, menganalisis hasil, dan merencanakan kampanye secara tepat. Keterbatasan ini membuat media sosial belum dimanfaatkan secara optimal sebagai alat promosi. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan manfaat akademis dalam memperkaya studi tentang pemasaran digital UKM serta menjadi panduan praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi promosi berbasis media sosial yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Kombinasi antara teknologi digital dan kreativitas menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UKM di tengah era transformasi digital yang terus berkembang.