Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi, Debt to Equity Ratio (DER), dan laba bersih terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Penentuan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 12 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan periode observasi selama lima tahun. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, serta analisis regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi dan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap harga saham, sedangkan laba bersih berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba menjadi faktor utama yang dipertimbangkan investor dalam pengambilan keputusan investasi, sementara tingkat penggunaan utang yang tinggi cenderung kurang mendapatkan respons positif dari pasar. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam meningkatkan kinerja keuangan serta bagi investor dalam mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis informasi fundamental.
Copyrights © 2026