Komunikasi merupakan elemen fundamental dalam membangun dan menjaga hubungan masyarakat (public relations) antara lembaga dan publiknya. Melalui komunikasi yang efektif, lembaga dapat menyampaikan informasi secara jelas, membangun kepercayaan, serta membentuk citra positif di tengah masyarakat. Perkembangan globalisasi dan teknologi informasi telah menyebabkan arus komunikasi menjadi semakin cepat, terbuka, dan kompleks, sehingga menuntut lembaga untuk mampu mengelola pesan secara tepat, etis, dan bertanggung jawab. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan konsep komunikasi yang baik dalam hubungan masyarakat, mengidentifikasi prinsip-prinsip dan etika komunikasi yang efektif, menganalisis faktor-faktor penghambat dalam proses komunikasi, serta mendeskripsikan strategi dalam membangun komunikasi yang harmonis dan produktif dengan masyarakat. Metode penulisan yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun referensi pendukung lainnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa komunikasi dua arah yang dilandasi oleh kejelasan pesan, keterbukaan informasi, empati, dan kejujuran merupakan kunci utama dalam membangun hubungan masyarakat yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, tantangan komunikasi di era digital, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks) dan krisis opini publik, dapat diatasi melalui peningkatan literasi digital, transparansi informasi, serta penerapan manajemen komunikasi yang profesional. Dengan demikian, komunikasi yang efektif tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kepercayaan publik, membangun citra positif lembaga, dan menciptakan hubungan sosial yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026