Kota Samarinda dan Sungai Mahakam selain merupakan representasi identitas kota Samarinda juga memiliki peran penting strategis dalam pembentukan struktur ruang dan identitas Kota Samarinda dalam tahap lanjutan pembangunan Teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda. Pada kawasan tepian sungai Mahakam berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka publik yang mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat. Namun, kondisi eksisting pada kawasan menunjukkan keterbatasan kualitas ruang, kemacetan, rendahnya aksesibilitas bagi kelompok rentan, minimnya ruang hijau, serta belum terintegrasinya fungsi sosial, lingkungan, dan ekonomi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengembangan ruang terbuka publik di tepian Sungai Mahakam sebagai strategi revitalisasi tahap lanjut Teras Samarinda Kota. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, analisis kondisi eksisting, dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan pada kawasan penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan tepian Sungai Mahakam memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam penerapan prinsip desain inklusif pada tahap lanjut Teras Samarinda dalam revitalisasi Kota Samarinda. Dalam perencanaan pengembangan tahap lanjut Teras Samarinda ini terdapat penataan zonasi yang jelas, peningkatan kualitas jalur pedestrian yang ramah difabel, serta penguatan ruang hijau dan aktivitas masyarakat dapat meningkatkan kualitas kawasan sekaligus memperkuat citra Kota Samarinda sebagai kota berbasis sungai yang berkelanjutan melalui perencanaan tahap lanjut teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda.
Copyrights © 2026