Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Potensi Kawasan Situs Batu Penggilingan Cakung Jakarta Timur sebagai Kampung Wisata Warisan Budaya Betawi Widodo, Sri Prasetya; Siahaan, Uras; Sudarwani, Margareta Maria
Jurnal Arsitektur Wastu Padma Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Bung Karno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62024/jawp.v1i2.14

Abstract

The preservation of the city's historical artifacts is part of the development of the historical, memory and cultural sustainability of the city. The edge of the Buaran River has the potential for historical objects in the form of Batu Penggilingan sites, the history of the area and the potential for residents to develop their villages. This article raises a study of cultural values, preservation and development of Batu Penggilingan historical site on the banks of the Buaran River, Cakung, East Jakarta. This study examines its development as a Betawi cultural tourism village so that it can make the area an educational and interesting tourist attraction. This study used descriptive qualitative methods based on field empirical data exploring the factors that support the program. The result of the discussion was that the development of tourism villages requires in-depth identification of physical, architectural and environmental potentials in order to become a sustainable program by paying attention to and strengthening the unique Betawi cultural characteristics in the village planning and design process.
RUANG TERBUKA HIJAU (RTH)UNTUK JAKARTA YANG LEBIH HIDUP Widodo, Sri Prasetya; Wardiningsih, Siti; Wardani, Retno Indriyati Kusuma; Aziz, Maher
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2313

Abstract

The Jakarta Province has undergone significant changes in urban planning and land use. The increasing population is one factor driving changes in land use.This population increase is accompanied by a growing demand for jobs, decent housing, and a comfortable and safe environment. Limited land has led to widespread misuse of land. Jakarta currently lacks green open spaces (RTH) and water catchment areas, leading to the development of slums in these areas. Several environmental and social issues continue to arise in the city, including annual flooding, clean water shortages, pollution, and health problems, as well as frequent clashes between residents. One solution to address these issues is to increase the number of RTH and green open spaces, thereby improving environmental quality
Perancangan Foodcourt Semi-Outdoor Tropis sebagai Ruang Publik Inklusif Berbasis UMKM di Kawasan Taman Juang 45 Brebes Abdillah, Hernandino Romanito; Widodo, Sri Prasetya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5656

Abstract

Ruang publik merupakan komponen esensial dalam sistem perkotaan karena berfungsi sebagai ruang bersama yang mendukung interaksi sosial, aktivitas ekonomi, serta pembentukan karakter dan kualitas lingkungan kota, terutama pada kawasan perkotaan berskala kecil dan menengah di Indonesia. Taman Juang 45 Brebes memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai ruang publik aktif melalui penyediaan fasilitas kuliner yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM lokal. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep perancangan foodcourt semi-outdoor tropis yang mampu mewadahi aktivitas ekonomi sekaligus menghadirkan ruang publik yang inklusif dan nyaman bagi berbagai lapisan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif-analitis yang dikombinasikan dengan pendekatan perancangan arsitektur. Proses penelitian meliputi observasi kondisi eksisting, wawancara dengan pengguna dan pelaku UMKM, studi preseden proyek sejenis, serta telaah terhadap regulasi terkait bangunan dan penataan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan zonasi yang terorganisasi, pemisahan sirkulasi antara pejalan kaki dan kendaraan, serta kehadiran plaza hijau sebagai ruang peralihan mampu membentuk sistem pergerakan yang tertata, aman, dan efisien. Konsep ruang semi-terbuka dengan dukungan ventilasi alami, elemen peneduh, orientasi bangunan yang adaptif terhadap iklim, dan pemanfaatan vegetasi tropis terbukti meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi arsitektur tropis, prinsip inklusivitas ruang publik, dan strategi pemberdayaan UMKM menghasilkan rancangan foodcourt yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan bagi pengembangan ruang publik di kota kecil.
Rencana Pengembangan Ruang Terbuka Publik Inklusif pada Lanjutan Teras Samarinda Tepian Sungai Mahakam sebagai Strategi Revitalisasi Kota Samarinda Rafiatul, Resky; Widodo, Sri Prasetya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5967

Abstract

Kota Samarinda dan Sungai Mahakam selain merupakan representasi identitas kota Samarinda juga memiliki peran penting strategis dalam pembentukan struktur ruang dan identitas Kota Samarinda dalam tahap lanjutan pembangunan Teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda. Pada kawasan tepian sungai Mahakam berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka publik yang mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan interaksi masyarakat. Namun, kondisi eksisting pada kawasan menunjukkan keterbatasan kualitas ruang, kemacetan, rendahnya aksesibilitas bagi kelompok rentan, minimnya ruang hijau, serta belum terintegrasinya fungsi sosial, lingkungan, dan ekonomi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengembangan ruang terbuka publik di tepian Sungai Mahakam sebagai strategi revitalisasi tahap lanjut Teras Samarinda Kota. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, analisis kondisi eksisting, dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan pada kawasan penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan tepian Sungai Mahakam memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam penerapan prinsip desain inklusif pada tahap lanjut Teras Samarinda dalam revitalisasi Kota Samarinda. Dalam perencanaan pengembangan tahap lanjut Teras Samarinda ini terdapat penataan zonasi yang jelas, peningkatan kualitas jalur pedestrian yang ramah difabel, serta penguatan ruang hijau dan aktivitas masyarakat dapat meningkatkan kualitas kawasan sekaligus memperkuat citra Kota Samarinda sebagai kota berbasis sungai yang berkelanjutan melalui perencanaan tahap lanjut teras Samarinda dalam perencanaan revitalisasi Kota Samarinda.