Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Personal Branding Tasya Farasya dan Kepercayaan Konsumen terhadap Minat Beli Ulang pada Produk Skintific di Instagram (Studi Kasus Kecamatan Medan Sunggal). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui sejauh mana pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Medan Sunggal yang berusia 18-50 tahun dengan jumlah 15.567 orang berdasarkan data Kantor Kecamatan Medan Sunggal tahun 2025. Data diperoleh melalui survei lapangan menggunakan kuesioner, dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Solvin sehingga diperoleh 99 responden dengan kriteria pernah membeli produk Skintific dan mengikuti konten Tasya Farasya di Instagram. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Personal Branding Tasya Farasya memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Ulang dengan nilai beta 0,637 dan signifikansi (0,000) < 0,05, menjadikannya variabel yang paling dominan. Kepercayaan Konsumen juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Ulang dengan nilai beta 0,249 dan signifikansi (0,037) < 0,05. Secara simultan, Personal Branding Tasya Farasya (X1) dan Kepercayaan Konsumen (X2) berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Ulang, menunjukkan bahwa kedua variabel merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan minat beli ulang konsumen produk Skintific melalui strategi influencer marketing dan membangun kepercayaan pelanggan di era digital.
Copyrights © 2026