Penelitian ini berfokus pada analisis dampak dari Current Ratio, Debt to Equity Ratio, serta Total Asset Turnover terhadap perkembangan profit di perusahaan manufaktur pada subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017 sampai 2024. Pertumbuhan laba adalah suatu indikator yang signifikan dalam menilai sejauh mana kinerja finansial perusahaan dan keberlanjutan usahanya di tengah komspetisi industri yang semakin ketat. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan yang bersifat deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari laporan tahunan keuangan perusahaan yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia. Analisis data dilakukan melalui analisis statistik deskriptif serta analisis regresi linear berganda, guna menguji pengaruh variabel independen terhadap variable dependen, baik secara terpisah maupun bersamaan. Penemuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris terkait hubungan antara rasio likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas dengan pertumbuhan laba, serta dapat menjadi bahan acuan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam membuat keputusan finansial. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Nilai koefisien determinasi sebesar 5,0% menandakan bahwa kemampuan model dalam menjelaskan variasi pertumbuhan laba masih sangat terbatas, sementara 95,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian,. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dengan penambahan variabel yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026