Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berdampak serius pada kesehatan ibu dan janin. KEK ditandai dengan lingkar lengan atas (LILA) < 23,5 cm yang menunjukkan kondisi kurang gizi kronis. Ibu hamil dengan KEK berisiko mengalami anemia, persalinan dengan komplikasi, serta melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas generasi mendatang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi selama kehamilan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung dengan media leaflet oleh Tim Pengabdi. Untuk menilai efektivitas edukasi, dilakukan pretest sebelum penyuluhan dan posttest setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil yang signifikan, yaitu dari 26% menjadi 90% setelah diberikan edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan gizi dengan media edukatif sederhana dapat meningkatkan pemahaman ibu mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Kesimpulannya, tingginya prevalensi KEK di Kota Bengkulu serta rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai gizi merupakan masalah kesehatan yang penting untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian dan intervensi berkelanjutan diperlukan untuk menggambarkan hubungan antara pengetahuan gizi ibu hamil dan kejadian KEK, serta sebagai dasar penyusunan program edukasi dan intervensi gizi di wilayah Kota Bengkulu.
Copyrights © 2025