Pendidikan karakter dan literasi menrupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, cerdas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Upaya penguatan dua aspek ini menjadi relevan bagi masyarakat pedesaan seperti Desa Buntu Karya yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi tantangan dalam kebiasaan membaca, penyediaan media pembelajaran, dan pembiasaan nilai-nilai positif pada anak. Melalui kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 55 Univeristas Islam Negeri Palopo, berbagai paya dilakukan dengan memanfaatkan pedekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemberdayaan potensi desa. Pendekatan ini mendorong keterlibatan tokoh agama, guru, orang tua, dan perangkat desa lama mendukung rangkaian kegiatan seperti pembinaan TPA, pengajaran di sekolah, edukasi karakter, pembuatan media pembelajaran, festival keagmaan, dan program sosial bersama masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut memberikan dampak positif berupa meningkatnya antusiasme belajar, terbentuknya sikap disiplin dan kerja sama, serta terciptanya lingkungan pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Secara keseluruhan, program KKN ini menunjukkan bahwa pemanfaatn aset lokal melalui pendekatan ABCD mampu memperkuat pengambangan karakter dan literasi pada anak-anak di Desa Buntu Karya.
Copyrights © 2025