Burnout merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami perawat lansia akibat tingginya tuntutan fisik dan emosional dalam pekerjaan. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas pelayanan apabila tidak ditangani dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tingkat burnout pada perawat lansia melalui pelatihan mindfulness dengan kombinasi ice breaker dan relaksasi pernapasan. Metode yang digunakan adalah pembelajaran aksi (action-reflection learning) yang meliputi tahap asesmen kebutuhan, perancangan intervensi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 12 perawat lansia dan dilaksanakan melalui pemberian psikoedukasi singkat mengenai burnout, ice breaker Two Good Things, serta latihan relaksasi napas perlahan. Evaluasi dilakukan menggunakan pengukuran burnout pada tahap pretest dan posttest serta observasi selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor burnout dari kategori sedang menjadi rendah setelah pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan mindfulness dengan kombinasi ice breaker dan relaksasi pernapasan efektif dalam membantu menurunkan tingkat burnout pada perawat lansia.
Copyrights © 2025