Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan strategi kesantunan dalam tindak tutur imperatif yang digunakan oleh masyarakat Kendari. Tindak tutur imperatif merupakan jenis tuturan yang berfungsi untuk memerintah, meminta, melarang, mengajak, atau mengarahkan mitra tutur agar melakukan suatu tindakan, serta memiliki potensi tinggi mengancam muka mitra tutur. Oleh karena itu, penerapan strategi kesantunan menjadi aspek penting dalam menjaga keharmonisan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak bebas libat cakap. Data berupa tuturan imperatif yang digunakan dalam interaksi sehari-hari masyarakat Kendari, yang selanjutnya dianalisis berdasarkan bentuk dan strategi kesantunannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kendari merealisasikan kesantunan imperatif melalui berbagai tipe kalimat, yaitu imperatif langsung, imperatif halus, imperatif permintaan, imperatif larangan, imperatif ajakan atau anjuran, kalimat interogatif bernada perintah, serta kalimat deklaratif bernada perintah. Pemilihan tipe kalimat tersebut dipengaruhi oleh faktor sosial seperti usia, status sosial, hubungan kekerabatan, kedekatan sosial, serta konteks situasi tutur. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan imperatif dalam masyarakat Kendari tidak hanya berfungsi sebagai strategi linguistik, tetapi juga sebagai cerminan nilai budaya, norma sosial, dan struktur sosial yang berlaku. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian pragmatik, khususnya dalam bidang kesantunan berbahasa, serta memberikan kontribusi empiris terhadap pemahaman praktik berbahasa masyarakat Kendari.
Copyrights © 2025