Fokus utama penelitian ini menginvestigasi peran investasi, yang dalam studi ini dibagi menjadi: investasi langsung asing dan investasi dalam negeri, dan sejauh mana kontribusinya masing-masing dalam mencapai pertumbuhan inklusif di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan Fixed Effect dengan analisis data panel dari semua provinsi di Indonesia. Secara umum, evolusi investasi di Indonesia masih didominasi oleh wilayah-wilayah tertentu, yang berpusat di Pulau Jawa. Lebih lanjut, mengenai pertumbuhan inklusif, kami menggunakan 3 indikator pengukuran yang telah disesuaikan oleh Bappenas. Temuan kami dari penelitian ini adalah bahwa investasi langsung asing belum dapat secara optimal menjadi kekuatan pendorong bagi pertumbuhan inklusif. Investasi langsung asing akan berdampak secara efisien ketika teknologi digunakan sebagai akselerator untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Selain itu, studi ini juga mengungkapkan bahwa investasi dalam negeri belum memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan inklusif tetapi telah secara signifikan memengaruhi distribusi pendapatan masyarakat. Selain itu, kami menemukan bahwa pendidikan adalah satu-satunya hal yang mampu berkontribusi pada pertumbuhan inklusif. Pendidikan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dapat meningkatkan pemerataan pendapatan atau mengurangi kemiskinan, dan pada saat yang sama meningkatkan perluasan akses dan kesempatan.
Copyrights © 2025