Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perluasan lapangan kerja. Samawa Seaside di Kabupaten Sumbawa memiliki potensi wisata bahari yang besar, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur, promosi digital yang belum optimal, serta kelembagaan pengelolaan yang belum terstruktur dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata Samawa Seaside menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) sebagai dasar dalam menentukan strategi prioritas yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri atas wisatawan, pengelola, dan Dinas parawista. Analisis data dilakukan melalui Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta menentukan strategi dengan tingkat daya tarik tertinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai total IFE sebesar 3,66 dan EFE sebesar 3,87, yang menempatkan Samawa Seaside pada Kuadran I (growth and development). Berdasarkan hasil perhitungan QSPM, diperoleh tiga strategi prioritas utama, yaitu strategi SO1, strategi SO2, dan strategi ST1, yang masing-masing memiliki nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 0,93. Strategi tersebut direkomendasikan sebagai dasar pengembangan pariwisata Samawa Seaside secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan daya tarik destinasi dan kontribusinya terhadap ekonomi lokal.
Copyrights © 2026