Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi, kredit mikro, dan stabilitas harga terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa Besar. Sektor pertanian, khususnya komoditas padi, merupakan sumber utama mata pencaharian masyarakat di wilayah ini, namun pendapatan petani masih menghadapi berbagai tantangan akibat tingginya biaya produksi, keterbatasan akses permodalan, serta fluktuasi harga gabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 petani padi sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan biaya produksi, kredit mikro, dan stabilitas harga berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani padi. Secara parsial, biaya produksi dan stabilitas harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani, sedangkan kredit mikro tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan biaya produksi yang efisien serta stabilitas harga gabah menjadi faktor penting dalam meningkatkan pendapatan petani padi. Sementara itu, efektivitas kredit mikro masih perlu ditingkatkan agar benar-benar berfungsi sebagai modal produktif bagi petani. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan peningkatan kesejahteraan petani padi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026