Literasi manajemen keuangan merupakan aspek penting dalam keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala, seperti tidak memisahkan uang pribadi dan usaha, dan tidak adanya pencatatan transaksi keluar masuk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku usaha di Desa Seri Kembang III melalui sosialisasi dan pelatihan pencatatan keuangan. Metode yang digunakan meliputi observasi, survei, pre-test, penyampaian materi sosialisasi, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perhitungan laba-rugi, serta pendampingan langsung dalam pengelolaan uang kas harian. Penggunaan pendekatan partisipatif dalam kegiatan ini dimaksudkan agar pelaku usaha mendapat pengetahuan dan pengalaman dalam literasi keuangan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha belum memiliki catatan keuangan, belum memahami pentingnya memisahkan uang usaha dan pribadi, serta belum mengetahui cara membuat laporan keuangan sederhana. Setelah mengikuti kegiatan, hasil post-test memperlihatkan peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan, di mana seluruh peserta menyatakan mampu mencatat uang masuk dan keluar, membuat daftar biaya dan keuntungan, serta berkomitmen untuk menerapkan pencatatan keuangan secara rutin. Melalui peningkatan tersebut, kegiatan ini telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi manajemen keuangan pelaku usaha sebagai langkah awal dan fondasi penting dalam pengembangan usaha yang stabil, terukur, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026