Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi fraksi volume dan perlakuan awal serat terhadap kekuatan uji tarik pada material komposit berbasis serat batang pisang. Material komposit ini dikembangkan sebagai alternatif bahan penguat alami yang ramah lingkungan dan memanfaatkan limbah biomassa. Serat batang pisang diberi perlakuan alkali dengan variasi larutan NaOH 2%, 4%, 6% untuk meningkatkan kualitas antarmuka antara serat dan matriks resin epoxy. Variasi fraksi volume serat yang digunakan adalah 20%, 40%, dan 60%. Proses pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay-up, sedangkan pengujian sifat mekanik meliputi uji tarik (ASTM E8). Hasil penelitian adalah pengujian pada fraksi volume 40% yang menghasilkan sifat mekanik terbaik untuk aplikasi struktural. This study aims to determine the effect of variations in volume fraction and fiber pretreatment on the tensile strength of banana stem fiber-based composite materials. This composite material was developed as an alternative environmentally friendly natural reinforcing material and utilizes biomass waste. Banana stem fibers were treated with alkali with variations NaOH solution of 2%,4%, 6% to improve the quality of the interface between the fiber and the epoxy resin matrix. The variations in fiber volume fraction used were 20%, 40%, and 60%. The composite manufacturing process was carried out using the hand lay-up method, while mechanical property testing included tensile testing (ASTM E8). The results of the study were testing at a volume fraction of 40% which produced the best mechanical properties for structural applications.
Copyrights © 2026