Efi-Efi Village in South Tobelo District faces major challenges in the form of a large amount of unused, unproductive land and the community's dependence on a single agricultural commodity. This situation has resulted in low household incomes and a decline in the economic well-being of the village community. This community service activity aims to optimize local potential through the "From Idle Land to a Barn of Welfare" program, implementing environmentally friendly chili farming based on community asset empowerment (Asset-Based Community Development/ABCD). Methode implementation usingAsset-Based Community Development (ABCD) in Efi-Efi village, South TobeloThe implementation period is July 2024 - September 2025. The results show an increase in farmers' capacity in applying organic farming techniques, using compost, and controlling pests with biological pesticides. This activity also encourages environmental awareness, strengthens farmer group institutions, and creates new jobs for rural communities. This program aligns with the achievements ofSustainable Development Goals (SDGs) Desa, specifically Goal 1 (No Poverty), Goal 2 (Zero Hunger), Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), and Goal 15 (Ecosystems on Land). Overall, this activity demonstrates that the ABCD approach and environmentally friendly agricultural practices can increase economic independence while creating sustainable villages.ABSTRAKDesa Efi-Efi di Kecamatan Tobelo Selatan menghadapi permasalahan utama berupa banyaknya lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara produktif dan ketergantungan masyarakat pada komoditas pertanian tunggal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pendapatan rumah tangga serta menurunnya kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui program “Dari Lahan Tidur Menjadi Lumbung Kesejahteraan” dengan penerapan pertanian cabai ramah lingkungan berbasis pemberdayaan aset komunitas (Asset-Based Community Development/ABCD). Metode pelaksanaan menggunakan Asset-Based Community Development (ABCD) di desa Efi-Efi, Tobelo Selatan.Waktu pelaksanaan Juli 2024 - September 2025. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan teknik pertanian organik, penggunaan pupuk kompos, dan pengendalian hama dengan pestisida hayati. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran lingkungan, memperkuat kelembagaan kelompok tani, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa. Program ini sejalan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan tujuan 15 (Ekosistem Daratan). Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan ABCD dan praktik pertanian ramah lingkungan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus mewujudkan desa berkelanjutan.
Copyrights © 2025