The issue of waste remains a serious challenge in environmental conservation efforts because its impact can trigger various other problems. Data from the National Waste Management System (SIPSN) shows that annual waste production in Indonesia reaches around 36 million tons from 311 districts and cities. The rate of population growth accompanied by urban development has exacerbated this condition, so that waste accumulation can no longer be ignored. This situation underscores the importance of implementing a planned waste management system as part of efforts to maintain environmental balance and support sustainable living patterns. Through community service activities, it is hoped that practical steps can be offered to address waste issues, including introducing waste processing methods and designing low-cost waste bins. This approach is expected to encourage community participation in developing clean living habits and environmental awareness.ABSTRAKPersoalan sampah masih menjadi tantangan serius dalam upaya pelestarian lingkungan karena dampaknya dapat memicu berbagai masalah turunan lainnya. Data dari Sistem Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menunjukkan bahwa produksi sampah tahunan di Indonesia mencapai sekitar 36 juta ton yang berasal dari 311 kabupaten dan kota. Laju pertumbuhan penduduk yang disertai perkembangan kawasan perkotaan semakin memperberat kondisi tersebut, sehingga akumulasi sampah tidak lagi dapat diabaikan. Situasi ini menegaskan pentingnya penerapan sistem pengelolaan sampah yang terencana sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung pola hidup berkelanjutan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, diharapkan dapat ditawarkan langkah-langkah praktis untuk mengatasi persoalan persampahan, termasuk pengenalan cara pengolahan sampah serta perancangan tempat sampah berbiaya rendah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan.
Copyrights © 2025