Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan program KIP Kuliah dan kontribusinya terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan di Kota Bengkulu. Fokus utama terletak pada sejauh mana program ini memperluas akses pendidikan tinggi bagi kelompok miskin dan mendukung peningkatan indikator pendidikan seperti angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah. Berbeda dari studi sebelumnya yang hanya menyoroti akses biaya pendidikan, penelitian ini menekankan evaluasi multi-dimensi mencakup efektivitas, efisiensi, kecukupan, responsivitas, dan ketepatan sasaran penerima. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan berasal dari berbagai pihak, termasuk pengelola KIP di perguruan tinggi, mahasiswa, orang tua, DPR RI Komisi X, Dinas Pendidikan, dan BPS Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KIP Kuliah efektif dalam meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi, masih terdapat tantangan dalam hal pemerataan informasi, verifikasi data penerima, dan kecukupan bantuan biaya hidup. Program ini memiliki peran strategis dalam memperkuat IPM pendidikan, namun pelaksanaannya perlu ditingkatkan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.Kata Kunci : KIP Kuliah, evaluasi kebijakan, IPM Pendidikan
Copyrights © 2025