Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) memiliki peran strategis dalam mengembangkan kreativitas dan apresiasi budaya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan kreativitas serta pemahaman budaya lokal melalui kegiatan kolase batik berbasis Project-Based Learning (PjBL) di kelas IV SD 4 Gondang Manis. Masalah utama yang diangkat adalah rendahnya variasi media pembelajaran seni yang berbasis kearifan local. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolase batik berbasis PjBL mampu meningkatkan kreativitas visual siswa melalui perpaduan warna dan motif orisinal. Aktivitas ini secara efektif menumbuhkan apresiasi budaya melalui pengenalan makna filosofis batik, sehingga siswa memahami identitas budaya warisan bangsa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi budaya lokal dalam model PjBL menciptakan pembelajaran yang aktif dan kolaboratif. Implementasi model ini terbukti memberikan dampak positif bagi karakter kreatif dan rasa bangga siswa terhadap budaya daerah sejak dini. Kata kunci : Apresiasi Budaya, Budaya Lokal, Kolase Batik, Kreativitas, PjBL
Copyrights © 2025