Mutu pelayanan kesehatan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kepuasan pasien. Rumah Sakit PKTP Sangatta dengan proporsi pasien BPJS yang tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya perlu memastikan mutu pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien BPJS di ruang rawat inap RS PKTP Sangatta. Metode penelitian menggunakan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan April-Juli 2025 terhadap 347 sampel pasien rawat inap BPJS menggunakan formulasi Lameshow dengan metode stratified random sampling. Variabel penelitian mencakup kompetensi teknis, keterjangkauan, efektivitas, efisiensi, kenyamanan, keamanan, informasi, ketepatan waktu dan hubungan antar manusia yang diukur menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji Spearman-Rank dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 53,6% pasien sangat puas dan 46,4% puas terhadap pelayanan. Semua dimensi mutu pelayanan (kenyamanan, hubungan antar manusia, efisiensi, dan ketepatan waktu) berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (nilai p = 0,000) dan kenyamanan merupakan variabel paling dominan (OR = 17,066). Upaya-upaya untuk meningkatkan kenyamanan pasien disarankan untuk menjadi prioritas utama program rumah sakit, disamping upaya lainnya seperti meningkatkan kompetensi teknis, memperbaiki keterjangkauan, efektivitas dan efisiensi layanan, meningkatkan kemananan dan ketepatan layanan serta memperbaiki informasi dan hubungan antar manusia.
Copyrights © 2026