Wanita hamil dengan HIV/AIDS menghadapi tantangan ganda, yaitu risiko penularan vertikal dan beban psikososial berat akibat stigma. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi dan mendeskripsikan secara mendalam (eksploratif) mengenai pengalaman hidup, perjuangan, dan makna yang diberikan oleh wanita hamil dengan HIV/AIDS di Poliklinik Teratai RSUD Umar Wirahadikusumah. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif fenomenologi, melibatkan 5 partisipan yang dipilih melalui purposive Sampling di Poliklinik Teratai RSUD Umar Wirahadikusumah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan tahapan Colaizzi (1978). Keabsahan data dijaga melalui member checking. Ditemukan lima tema utama: (1) Mengatasi stigma dan membangun dukungan, (2) Kesehatan mental dan emosional, (3) Edukasi dan pemeriksaan kesehatan, (4) Pencegahan penularan wanita ODHA ke anak, dan (5) Manajemen kesehatan dan perencanaan kehamilan. Esensi temuan menunjukkan bahwa dukungan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan menjadi pilar utama dalam mengatasi stigma dan membangun harapan hidup, yang memengaruhi kepatuhan ARV dan keputusan pencegahan penularan demi keselamatan bayi. Pengalaman hidup adalah pergulatan antara harapan dan stigma. Penelitian ini merekomendasikan intervensi keperawatan yang berpusat pada dukungan psikososial dan edukasi komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencegah penularan di layanan maternitas.
Copyrights © 2025