Kadar hemoglobin yang optimal merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan dan fungsi fisiologis, khususnya pada wanita dewasa muda yang rentan mengalami penurunan hemoglobin akibat kebutuhan nutrisi dan aktivitas metabolik yang tinggi. Pencarian alternatif peningkatan kadar hemoglobin berbasis bahan alam, seperti kulit dan buah naga yang kaya antioksidan, menjadi semakin relevan, seiring meningkatnya minat terhadap intervensi nutrisi yang mudah diperoleh dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi efektivitas jus kulit buah naga dan buah naga terhadap kadar hemoglobin pada wanita dewasa muda. Desain pre-eksperimental two group pretest–posttest design pada 34 sampel yang terbagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan pemberian kulit buah naga /p1 (17 orang), kelompok perlakuan pemberian buah naga p2 (17 orang). Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Intervensi berupa 200 gram jus diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan pengukuran kadar hemoglobin melalui pemeriksaan fisiologis. Uji statistik menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beda antara pemberian jus kulit buah naga dan buah naga terhadap kadar hemoglobin pada wanita dewasa muda (p value 0.004). Direkomendasikan penelitian selanjutnya membuat olahan kulit buah naga yang kekinian seperti berbagai jus dengan toping berbahan dasar kulit buah naga, sehingga akan diminati oleh responden.
Copyrights © 2025