Fenomena migrasi penduduk di Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, terus meningkat seiring rendahnya tingkat upah dan terbatasnya lapangan kerja di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat upah dan lapangan kerja terhadap migrasi penduduk dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap migrasi penduduk, yang berarti semakin besar perbedaan upah antara daerah asal dan tujuan, semakin tinggi kecenderungan penduduk untuk bermigrasi. Demikian pula, variabel lapangan kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, mengindikasikan bahwa semakin beragam dan luas kesempatan kerja di luar daerah, semakin besar dorongan bagi penduduk usia produktif untuk berpindah. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,621, yang menunjukkan bahwa 62,1% variasi migrasi penduduk dijelaskan oleh tingkat upah dan lapangan kerja, sedangkan 37,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan peningkatan upah dan perluasan lapangan kerja guna mengurangi arus migrasi keluar di daerah pedesaan.
Copyrights © 2025