Interoperabilitas sistem informasi kesehatan merupakan kebutuhan krusial untuk mendukung pertukaran data klinis lintas sistem dan organisasi secara efektif. Heterogenitas sistem informasi kesehatan sering menyebabkan fragmentasi data, sehingga menghambat kontinuitas layanan dan pemanfaatan data secara optimal. HL7 Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR) hadir sebagai standar interoperabilitas modern berbasis RESTful API yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan kemudahan integrasi. Namun demikian, kajian empiris terkait performa interoperabilitas FHIR pada lingkungan sistem kesehatan terdistribusi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa interoperabilitas data kesehatan berbasis HL7 FHIR menggunakan arsitektur RESTful API melalui pendekatan eksperimental. Pengujian dilakukan pada lingkungan sistem terdistribusi dengan satu FHIR Server dan klien pengujian yang mengirimkan permintaan RESTful API. Skenario pengujian dirancang dengan memvariasikan jumlah permintaan pada operasi GET untuk resource Patient dan operasi SEARCH untuk resource Observation. Metrik performa yang dianalisis meliputi response time dan throughput. Hasil pengujian menunjukkan bahwa operasi GET pada resource Patient menghasilkan response time yang lebih rendah dan throughput yang lebih tinggi dibandingkan operasi SEARCH pada resource Observation. Selain itu, peningkatan jumlah permintaan menyebabkan kenaikan response time dan pelandaian throughput, yang mengindikasikan adanya batas kapasitas pemrosesan pada FHIR Server. Perbedaan performa antar operasi menunjukkan bahwa kompleksitas resource dan jenis operasi berpengaruh terhadap kinerja interoperabilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa performa interoperabilitas HL7 FHIR berbasis RESTful API dipengaruhi oleh jenis operasi, kompleksitas resource, dan tingkat beban permintaan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi berupa bukti empiris yang dapat dijadikan acuan dalam perancangan, pengujian, dan optimasi sistem informasi kesehatan berbasis HL7 FHIR pada lingkungan sistem kesehatan terdistribusi.
Copyrights © 2025