Manajemen kelas inklusif merupakan elemen kunci dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh siswa, termasuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Keberhasilan kelas inklusif sangat bergantung pada kolaborasi strategis antara Guru Kelas (GK) dan Guru Pembimbing Khusus (GPK). Dokumen ini membahas mengenai pembagian peran, strategi pengajaran tim (co-teaching), serta pentingnya koordinasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aksesibel dan non-diskriminatif. Melalui sinergi yang tepat, hambatan belajar dapat diminimalisir dan potensi setiap siswa dapat dioptimalkan. Dengan demikian, manajemen kelas inklusif bukan hanya sekadar penyesuaian teknis, melainkan sebuah transformasi ideologis untuk mewujudkan keadilan sosial di lingkungan sekolah. Dalam implementasinya, GK bertanggung jawab atas manajemen kurikulum umum dan dinamika kelas secara luas, sementara GPK memberikan dukungan spesifik melalui modifikasi materi dan intervensi perilaku sesuai profil unik PDBK. Kolaborasi ini sering diwujudkan melalui strategi co-teaching (pengajaran tim), di mana kedua guru berbagi tanggung jawab dalam merencanakan, menyampaikan, dan mengevaluasi pembelajaran.
Copyrights © 2025