Keamanan data merupakan komponen utama dari layanan komunikasi berbasis cloud, karena data bisa bahkan sering kali hilang dan disimpan di beberapa server. Enkripsi End-to-End (E2EE) muncul sebagai mekanisme perlindungan yang memungkinkan hanya penerima dan pengirim yang bisa dapat mengakses konten komunikasi dari server cloud, sedangkan pengguna ketiga tidak bisa mengakses data cloud tersebut. Artikel ini mengevaluasi efektivitas E2EE dalam mengurangi risiko kerusakan data dalam layanan komunikasi berbasis cloud dengan tinjauan literatur, analisis teori keamanan, dan simulasi konseptual vektor ancaman seperti akses tidak otentik, penyadapan, dan kerusakan metadata. Hasil menunjukkan bahwa E2EE secara substansial menurunkan kemungkinan kebocoran data jika diimplementasikan dengan manajemen kunci dan endpoint security yang memadai. Namun, ada tantangan signifikan: metadata dan informasi kontekstual tetap berisiko bocor, serta performa sistem dapat terpengaruh. Temuan ini menekankan perlunya penerapan E2EE disertai kebijakan keamanan menyeluruh dan edukasi pengguna.
Copyrights © 2025