Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy, subjective norms, dan pengetahuan perpajakan terhadap minat mahasiswa jurusan akuntansi untuk berkarir sebagai konsultan pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan mahasiswa semester akhir jurusan akuntansi di Politeknik Negeri Bali. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dari total 194 kuesioner yang terkumpul, sebanyak 140 data dinyatakan layak digunakan setelah melalui proses penyaringan data dan penghapusan data outlier. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linear berganda melalui bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy, subjective norms, dan pengetahuan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa untuk berkarir sebagai konsultan pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kepercayaan diri, dukungan dari lingkungan sekitar, serta pemahaman yang memadai tentang perpajakan dapat mendorong mahasiswa untuk memilih profesi konsultan pajak sebagai pilihan karir di masa depan
Copyrights © 2025