Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi aplikasi Si RAPI (Sistem Registrasi dan Pelaporan Informasi) dalam pengelolaan data warga binaan. Fokus penelitian mencakup peningkatan kualitas data melalui empat dimensi utama, yaitu: akurasi, kelengkapan, konsistensi, dan ketepatan waktu serta identifikasi kendala dan faktor pendukung implementasi yang meliputi aspek teknis, sumber daya manusia, dan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aktivitas pengelolaan data warga binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Si RAPI secara signifikan meningkatkan kualitas data warga binaan. Tingkat kesalahan entri data menurun hingga 80%, kelengkapan data mencapai 98,7%, serta kecepatan pelaporan meningkat secara drastis melalui fitur sinkronisasi real-time. Kendala yang dihadapi adalah : keterbatasan infrastruktur jaringan, variasi literasi digital antarpetugas, dan belum optimalnya kebijakan keamanan data. Faktor pendukung utama keberhasilan meliputi desain sistem yang terintegrasi, pelatihan berkelanjutan, dukungan manajerial, dan tata kelola data yang baik.Secara keseluruhan, Si RAPI terbukti berperan penting dalam mendukung transformasi digital pemasyarakatan, meningkatkan efisiensi administrasi, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi layanan publik di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Kata Kunci : Si RAPI, pengelolaan data, warga binaan, efektivitas sistem informasi,
Copyrights © 2025