Inkubator telur ayam merupakan alat yang dirancang untuk menyediakan penetasan buatan dengan suhu dan kelembaban yang terkendali sehingga dapat meningkatkan daya tetas. Pada penelitian ini, membahas tentang perancangand an implementasi inkubator telur ayam yang berbasis mikrokontroler untuk memonitoring suhu dan kelembaban dengan suplai daya modul surya. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan sensor DHT22 untuk deteksi suhu dan kelembaban, Arduino UNO sebagai pengendali utama, lampu halogen, sensor deteksi gerakan, motor dan buzzer serta perangkat modul surya. Metode yang digunakan berupa rekayasa prototipe yang meliputi perancangan mekanik, elektronika, pemrograman, dan perhitungan kapasitas suplai daya. Pengujian dilakukan dengan pengamatan bahwa suplai daya cukup stabil sebagai penyedia daya selama proses inkubasi telur ayam yaitu 19-21 hari. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan suhu inkubasi pada kisaran sekitar 37–38 °C dengan kelembaban pada rentang 55–60%. Sehingga penelitian ini mengindikasikan bahwa integrasi mikrokontroler dan modul surya pada inkubator telur ayam berpotensi menjadi solusi teknis yang aplikatif untuk mendukung kegiatan prose penetasan telur ayam pagi peternak kecil dan menengah.
Copyrights © 2026