Perkembangan teknologi informasi dan melimpahnya arus berita digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi informasi, berpikir kritis, dan kemandirian belajar dalam memahami teks berita. Namun, pembelajaran teks berita di sekolah masih cenderung berorientasi pada penguasaan struktur dan kebahasaan, serta belum secara optimal mendorong pembelajaran mandiri dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) pada materi teks berita dengan mengintegrasikan kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan sintesis teoretis terhadap konsep SDL, pembelajaran teks berita, serta integrasi kearifan lokal dalam pendidikan. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis terhadap literatur utama yang relevan. Hasil penelitian menghasilkan model pembelajaran SDL yang terdiri atas lima tahapan inti, yaitu kesadaran diri, manajemen diri, pemilihan strategi belajar, pelaksanaan pembelajaran, dan refleksi diri. Integrasi kearifan lokal dilakukan secara tematik dan metodologis melalui pemanfaatan sumber berita lokal, keterlibatan masyarakat sebagai sumber belajar, serta pengangkatan isu sosial dan budaya lokal sebagai konten pembelajaran teks berita. Model pembelajaran yang dirancang memberikan kerangka operasional bagi guru dalam memfasilitasi pembelajaran teks berita yang berorientasi pada penguatan literasi informasi, kemandirian belajar, dan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai lokal. Dengan demikian, model SDL ini berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik
Copyrights © 2025