Pendidikan matematika memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan analitis siswa, salah satunya melalui penguatan literasi matematika dan kepercayaan diri. Namun, kondisi pembelajaran di sekolah dasar masih menunjukkan rendahnya kemampuan literasi matematika yang disertai dengan rendahnya kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas VB SD Negeri 3 Linggasari Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan kriteria keberhasilan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa secara bertahap dari siklus I hingga siklus III. Pada siklus I, kemampuan literasi siswa berada pada kategori cukup dengan persentase 56% dan nilai rata-rata 58. Pada siklus II, capaian meningkat menjadi kategori baik dengan persentase 78% dan nilai rata-rata 74. Selanjutnya, pada siklus III terjadi peningkatan yang signifikan hingga mencapai kategori sangat baik dengan persentase 94% dan nilai rata-rata 89. Peningkatan ini juga diiringi dengan berkembangnya kepercayaan diri siswa yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, serta kemandirian dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika dan kepercayaan diri siswa secara simultan dan berkelanjutan
Copyrights © 2025