Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bullying antar santriwati melalui penerapan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya memperkuat hubungan positif di Pondok Tahfidz Kota Palangka Raya. Sasaran kegiatan adalah 18 santriwati kelas VII di MTs Pondok Pesantren Bani Ibrahim. Berdasarkan hasil pengamatan awal, mereka masih kurang memahami perbedaan antara tindakan bercanda dan bullying, serta belum tahu bentuk, dampak, dan cara mencegahnya. Kegiatan dilaksanakan dengan metode bimbingan kelompok klasikal menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari penyampaian materi, diskusi kelompok, analisis kasus, dan refleksi. Untuk mengevaluasi kegiatan, digunakan tes awal dan tes akhir yang terdiri dari 20 soal, kemudian dianalisis dengan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santriwati mengenai bullying dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,66 dan 66,15%, yang termasuk dalam kategori sedang dan dianggap efektif. Selain meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga memengaruhi sikap santriwati untuk lebih berhati-hati dalam berinteraksi sosial, mampu membangun hubungan yang baik, serta sadar dalam mencegah bullying di lingkungan pesantren. Dengan demikian, penerapan bimbingan kelompok terbukti efektif sebagai upaya pencegahan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan harmonis.
Copyrights © 2025