Indonesia sebagai negara kepulauan besar memiliki wilayah ekosistem laut yang luas. Ini menjadikan Indonesia memiliki potensi besar dalam farmasi bidang bahari. Di lautan Indonesia terdapat banyak jenis fauna laut yang tersebar luas, salah satunya spons. Ekosistem laut Indonesia yang sangat luas, mendukung banyaknya berbagai spesies spons di lautan Indonesia termasuk Aplysina sp. yang memiliki aktivitas farmakologis sehingga dapat dijadikan sebagai pengobatan. Artikel review ini dibuat untuk menelaah berbagai macam aktivitas farmakologi yang ditimbulkan oleh metabolit sekunder dari spons Aplysina sp. Artikel ini disusun berdasarkan pendekatan secara kuantitatif serta kualitatif. Informasi yang telah didapatkan dalam artikel ini diperoleh dari beberapa sumber ilmiah dan kredibel seperti Google Scholar, Scopus, Pubmed, serta Springer Link. Setelah meninjau 12 Artikel dari data yang sumber ilmiah, ditemukan dan dikelompokkan aktivitas farmakologi yang ditimbulkan oleh Aplysina sp., yaitu Antikanker & Proliferatif sebanyak 42,10%, Antibakteri 42,10%, Antiangiogenik 13,15%, dan Antiinflamasi 2,63%. Dari data tersebut, metabolit sekunder yang cukup banyak berperan adalah Aeroplysinin dan Fistularin. Antikanker & Proliferatif serta Antibakteri, merupakan aktivitas farmakologi yang paling banyak ditimbulkan oleh metabolit sekunder Aplysina sp.. Dengan demikian, Aeroplysinin dan Fistularin dari spons Aplysina sp. memiliki potensi paling bagus jika dijadikan sebagai obat kanker dan Antibakteri.
Copyrights © 2025