Rendahnya kemampuan membaca anak-anak di Dusun Sukabarang, Desa Naluk, menjadi permasalahan serius yang berdampak pada perkembangan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Berdasarkan kondisi awal, sekitar 40% anak di dusun tersebut belum memiliki kemampuan membaca yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca anak-anak melalui pengembangan taman baca sebagai sarana literasi yang edukatif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, yang melibatkan penyediaan fasilitas taman baca, koleksi buku bacaan dan buku cerita, pendampingan belajar oleh tim pengajar, serta dukungan aktif dari masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan literasi anak-anak, ditandai dengan kemampuan mengenal huruf dan mengeja bagi anak yang sebelumnya belum bisa membaca, serta peningkatan kemampuan memahami bacaan dan mengekspresikan gagasan dalam bentuk narasi imajinatif bagi anak yang telah mampu membaca. Pengembangan taman baca ini terbukti efektif sebagai upaya peningkatan kemampuan baca anak-anak dan berpotensi menjadi aset literasi berkelanjutan bagi generasi di Dusun Sukabarang.
Copyrights © 2025