Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya, Indonesia, khususnya di sektor makanan dan minuman, menghadapi tantangan dan peluang yang signifikan, terutama selama perubahan ekonomi seperti pandemi COVID-19. Studi ini berfokus pada optimalisasi teknologi digital untuk UMKM Javakeuken, sebuah UMKM di Surabaya yang menjadi mitra pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya yakni guna mengatasi tantangan manajemen keuangan dan pemasaran. Melalui wawancara dengan pemilik UMKM Javakeuken, studi ini mengidentifikasi kurangnya pembukuan akuntansi dan keterbatasan kehadiran pemasaran digital sebagai isu utama. Pentingnya pembukuan dan perencanaan keuangan bagi UMKM sangat ditekankan, karena riset menunjukkan kurangnya kesadaran dan pengetahuan di kalangan pemilik UMKM mengenai praktik manajemen keuangan yang efektif. Untuk mengatasi tantangan ini, studi menggunakan pendekatan multifaset, termasuk penyuluhan, pelatihan, dan sesi pendampingan. Pelatihan difokuskan pada pembelajaran keahlian manajemen keuangan digital dan pembukuan, sementara penyuluhan menekankan pentingnya untuk promosi produk. Studi ini juga bekerja sama dengan mitra untuk menyediakan fasilitas dan dukungan bagi UMKM. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan dengan membandingkan kondisi UMKM sebelum dan sesudah intervensi. Hasilnya menunjukkan iklan digital dan pembukuan digital berpotensi meningkatkan basis pelanggan. Studi ini menegaskan pentingnya optimalisasi digital bagi UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi serta meningkatkan kemampuan manajemen keuangan dan pemasaran mereka.
Copyrights © 2025