UMKM Dodol Pak Oyot di Tangerang menghadapi tantangan dalam efisiensi biaya dan peningkatan keuntungan pada produksi dua varian dodol, yaitu Original dan Wijen. Kegiatan pengabdian ini menerapkan dua pendekatan terintegrasi menggunakan metode Simpleks Linear Programming, dengan fokus pada minimalisasi biaya produksi dan maksimalisasi keuntungan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara langsung, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan POM-QM. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya produksi harian dapat ditekan menjadi Rp1.276.800 untuk produksi 16,8 kg dodol Original dan 8,4 kg dodol Wijen. Sementara itu, untuk mencapai keuntungan bulanan maksimum sebesar Rp13.213.330, kombinasi produksi optimal adalah 400 kg dodol Original dan 226,67 kg dodol Wijen. Penerapan metode ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan profitabilitas, tetapi juga memperkuat kemampuan UMKM dalam pengambilan keputusan berbasis data.
Copyrights © 2025